Sejarah

Sejarah

Sejarah berdirinya Yayasan Aji Mahasiswa Al-Muhsin

Ketika wukuf di padang Arofah pada musim haji tahun 1987, Drs. H. Achmad Djunaidi Zainuddin, MBA dan Drs. KH. Muhadi Zainuddin,Lc.MA(keduanya putra KH. Zainuddin Chirzin) mempunyai azam(keinginan), untuk ikut mendidik umat islam dari seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mempersiapkan cendikiawan yang mampu berbuat demi kepentingan pembangunan masa depan ummat, maka hari selasa 8 mei 1990 didirikan Yayasan Aji Mahasiswa Al-Muhsin yang terletak didusun Krapyak Wetan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakrta dengan modal awal Rp 250.000.00-, (Duaratus Lima Puluh Ribu Rupiah) Yayasan ini berdiri di bawah akte Notaris nomor 14 pada kantor Notaris R.H. DALISO RUDIANTO, SH. Dan telah terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Negeri Bantul nomor: 17/YY/1990/PN. BTL dan keberadaaan nya telah di akui oleh kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nomor piagam: B.9161.tahun 1991.

Yayasan ini bernama “YAYASAN AJI MAHASISWA AL-MUHSIN” karena menampung dan membina mahasiswa/ mahasiswa yang sedang menimba ilmu agama islam (Tafaqquh Fid dien). Pesantren ini mencoba membekali para mahasiswa dalam bidang ilmu Agama dan kerohanian (Mental Sepiritual). Dengan diharapkan Mahasiswa yang menjadi santri Pondok Pesantren Aji Mahasiswa Al-Muhsin memiliki nilai tambah yaitu menjadi insan Ulul Albab yang berakhlaqul karimah, berbuat adil dan bijaksana (arif), toleran (Tasamuh), serasi (Ta’awun) , dan terhindar dari sifat Ekstrim (Tathoruf) dalam mengabdikan diri kepada Agama, Masyarakat, Nusa dan Bangsa.

Sedangkan nama AL-MUHSIN merupakan penghargaan kepada Al-Maghfurllah Kyai Muh.Muhsinyang telah mewakafkan sebagian tanahnya untuk Pondok Pesantren, Beliau adalah Kakek dari pencetus ide berdirinya Pondok Pesantren Aji Mahasiswa Al-Muhsin.

Open chat
Silahkan hubungi kami