Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi
previous arrow
next arrow
Shadow

STEBI AL-MUHSIN

Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Al-Muhsin Yogyakarta secara resmi didirikan pada tanggal 5 September 2011, berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor : Dj.I/1177/2011 untuk program Sarjana Strata 1 (S1). Sedangkan ijin operasional program studi Perbankan Syari’ah berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/1177/2011 tanggal 5 September 2011, dengan pejabat penandatangan SK Mohammad Ali. Pada saat ini  masih berstatus sebagai Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Muhsin.

Pendirian  dilatari oleh kesadaran atas kebutuhan pasar ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia, khususnya wilayah DIY terhadap tenaga terampil yang tidak hanya memiliki keterampilan praktis, tetapi juga memiliki wawasan mendalam tentang hukum Islam, inovatif serta landasan moral kepesantrenan yang tinggi. Oleh karena itu, visi penyelenggaraan pendidikan tinggi di STEBI Al-Muhsin adalah ”Menjadi Sekolah Tinggi yang Inovatif dan Kontributif dalam Bidang Ekonomi dan Bisnis Islam untuk Kemaslahatan Umat”.

Visi ini menjadi garis besar pengelolaan dan pengembangan sekolah tinggi yang meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi di mana tujuan akhirnya adalah untuk menghasilkan output yang mumpuni di bidang ekonomi dan bisnis Islam, serta menguasai dengan baik teori dan literasi, memiliki kemampuan dan skill praksis, kemampuan riset dalam ekonomi dan bisnis Islam, serta memiliki komitmen pada landasan etika dan moral kepesantrenan yang tinggi.

Upaya untuk merealisasikan visi, misi tujuan dan target di atas, didukung oleh sistem tata pamong yang baik, di mana semua personil pengelola sekolah tinggi merupakan orang-orang yang memiliki kompetensi memadai, serta ditunjang sistem kepemimpinan kolektif – kolegial. Selain itu, pembagian tugas dan wewenang juga sudah dideskripsikan dengan tegas yang didasarkan pada rencana pengembangan baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta rencana rapat tahunan yang mengevaluasi dan membahas rencana strategis pengembangan institusi.

Adapun evaluasi terhadap pelaksanaan setiap program kerja intititusi STEBI Al-Muhsin dilakukan secara internal melekat pada setiap program, maupun eksternal dengan menjadikan masukan dari berbagai stakeholders sebagai bagian dari unsur menentukan dalam proses evaluasi. Dengan sistem tata pamong yang baik dan kuat, mampu melaksanakan tugas utamanya dengan optimal, maka visi dan misi penyelenggaraan pendidikan tinggi STEBI Al-Muhsin untuk menghasilkan output dengan kuaifikasi ideal bisa diharapkan tercapai.

Untuk menghasilkan output ideal tidak lepas dari kejelian institusi dalam menjaring input. Oleh karena itu, STEBI Al-Muhsin juga telah menerapkan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan harapan diperoleh calon mahasiswa yang berkualitas. Sistem seleksi yang diterapkan terdiri dari dua lapis, yaitu seleksi pada tingkat sekolah tinggi dan seleksi keprogram studian. Input yang berkualitas mempermudah program studi dalam pengelolaan, baik dalam proses pembelajaran maupun menyertakan mereka dalam unit-unit kegiatan mahasiswa, maupun komisi-komisi yang relevan. Tolok ukur keberhasilan pengelolaan mahasiswa ini dapat dilihat dari kenaikan Indeks Prestasi (IP) mahasiswa setiap semester yang secara umum mengalami kenaikan.

Keberhasilan pengelolaan mahasiswa pada STEBI Al-Muhsin tidak lepas dari human resources yang tersedia. Oleh karena itu, sekolah tinggi selalu berusaha menyediakan SDM berkualitas. Dalam hal ini sistem pengadaan/rekrutmen SDM (dosen dan tenaga pendukung) yang terstruktur dengan menetapkan kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi. Pengelolaan dan pengembangan dosen dilakukan melalui penugasan sesuai kompetensinya, melibatkan mereka dalam diskusi rutin, mendorong mereka agar melakukan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian pada masyarakat serta secara bergiliran menyertakan mereka dalam berbagai seminar/pelatihan. Sedangkan pengembangan tenaga pendukung disesuaikan dengan tugas dan wewenangnya.

Open chat
Silahkan hubungi kami